Manfaat Keju untuk Cegah Risiko Demensia

Manfaat Keju untuk Cegah Risiko Demensia

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa konsumsi keju secara rutin dapat memberikan efek protektif terhadap kesehatan otak, terutama dalam daftar sbobet mencegah risiko demensia. Studi yang di publikasikan dalam Journal of Nutritional Neuroscience ini melibatkan ribuan partisipan dari berbagai usia dan latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi keju setidaknya beberapa kali dalam seminggu memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik di bandingkan mereka yang jarang atau tidak mengonsumsi produk olahan susu ini.

Para peneliti menyoroti kandungan lemak sehat, vitamin B12, serta zat bioaktif dalam keju yang berpotensi mendukung fungsi neuron dan memperlambat penurunan kognitif. Selain itu, keju juga mengandung probiotik tertentu yang dapat berkontribusi pada kesehatan mikrobiota usus, yang menurut penelitian terbaru, memiliki hubungan erat dengan fungsi otak.

Pandangan Pakar Terbagi

Meski hasil penelitian ini menarik, sejumlah pakar nutrisi dan neurologi memberikan pandangan yang berbeda. Dr. Anita Rahmawati, ahli gizi dari Universitas Indonesia, menekankan bahwa meskipun keju mengandung nutrisi penting, konsumsinya slot gacor terpercaya tetap harus dibatasi. “Keju tinggi lemak jenuh, sehingga jika di konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kesehatan otak,” ujarnya.

Di sisi lain, Dr. Michael Thompson, pakar neurologi dari Harvard Medical School, menyoroti potensi manfaat keju. “Beberapa komponen dalam keju, termasuk asam lemak tertentu dan peptida bioaktif, dapat membantu melindungi neuron dari kerusakan oksidatif. Ini bisa menjadi salah satu faktor yang menurunkan risiko demensia,” jelasnya.

Pentingnya Keseimbangan Nutrisi

Ahli gizi setuju bahwa keju bisa menjadi bagian dari diet sehat, tetapi tidak boleh di jadikan satu-satunya sumber nutrisi untuk kesehatan otak. Mengonsumsi berbagai makanan bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, ikan, dan kacang-kacangan, tetap menjadi strategi utama dalam menjaga fungsi kognitif.

Selain itu, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, dan stimulasi mental juga memainkan peran penting dalam pencegahan demensia. Studi menunjukkan bahwa kombinasi gaya hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi memiliki efek sinergis terhadap kesehatan otak.

Cara Aman Mengonsumsi Keju

Bagi yang ingin memasukkan keju dalam pola makan sehari-hari, pakar menyarankan beberapa langkah sederhana. Pertama, pilih keju rendah lemak atau keju dengan kadar sodium yang moderat. Kedua, konsumsi dalam porsi kecil, misalnya 20–30 gram per hari. Terakhir, kombinasikan keju dengan makanan lain yang kaya serat dan antioksidan untuk memaksimalkan manfaat kesehatan.

Kesimpulan

Penelitian terbaru membuka peluang menarik tentang hubungan antara keju dan kesehatan otak. Namun, perdebatan di kalangan pakar menunjukkan bahwa konsumsi keju harus seimbang dan disertai pola hidup sehat secara keseluruhan. Dengan pendekatan ini, manfaat keju bisa dinikmati tanpa menimbulkan risiko kesehatan lain, sekaligus mendukung pencegahan penurunan kognitif dan demensia di usia lanjut.